jump to navigation

Menghargai Proses Diri Dan Orang Lain Oktober 31, 2008

Posted by Afra Afifah in Afra Punya Opini.
66 comments

 

“Life is an everlasting learning,

learn how to be honest to your own heart

and learn to have a big opened heart to love deeply

and to forgive quickly.”

[Anonymous]

 

 

Hidup Adalah Sebuah Proses…

 

Hidup adalah sebuah proses. Sebuah proses dari kita tidak mengerti apa-apa, yang saat itu, kita masih sangat bergantung pada Ibunda kita. Sampai sekarang. Ya, sampai saat ini. Sampai telah banyak yang kita ketahui tentang kehidupan. Meskipun masih banyak hal yang belum kita ketahui.

 

Setiap manusia itu berbeda-beda. Tiap-tiap kita pastilah mempunyai keunikan sendiri. Serta mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Kita, bisa sampai kepada titik dimana sudah banyak yang kita ketahui tentang kehidupan, tak lain berasal dari proses belajar. Waktu balita kita belajar agar bisa berbicara. Belajar supaya kita bisa berjalan. Belajar bagaimana kita bisa mengucapkan terimakasih kepada Ayah dan Ibu kita. Waktu kecil, ketika kita belajar berjalan…lalu terjatuh…bangkit lagi, kemudian terjatuh lagi… lalu bangkit lagi…dan begitu seterusnya. Orangtua pun tidak menyalahkan kita atas jatuhnya kita. Justru sebaliknya, mereka selalu menyemangati kita untuk tetap berusaha agar bisa lancar berjalan. Bila kita terjatuh, mereka membantu… Bila kita menangis, mereka menenangkan dan menghibur kita… Mereka tidak mengejek kita karena belum bisa berjalan. Mereka, juga tidak pernah meremehkan kita karena sering terjatuh sewaktu belajar berjalan. Karena mereka, adalah orang-orang yang selalu menghargai proses belajar kita.

 

Tapi kini, ketika sudah beranjak dewasa. Mengapa sulit sekali bagi kita untuk menghargai proses diri dan orang lain? Ketika kita sudah mendapat ilmu yang lebih, baik ilmu dunia maupun ilmu agama, mengapa dengan ilmu yang kita miliki, malah membuat kita lebih mudah menghakimi orang lain? Padahal setiap orang membutuhkan proses yang berbeda-beda. Padahal, proses belajar kita tidaklah sama…

 

Kita Semua Belajar Dari Kesalahan…

 

“Lihatlah si fulanah, pakai jilbab koq pendek dan ketat gitu”. “Lihatlah si fulan, sudah tau hukumnya menjaga pandangan, tapi koq pandangannya malah gak dijaga!”. Ahhhh…iya, si fulan dan di fulanah tadi memang belum bisa menjalankan syari’at dalam hal berpakaian dan menjaga pandangan. Tapi, apakah berarti kita mempunyai hak untuk men-judge mereka? Apakah berarti kita punya hak untuk meremehkan atau mengejek mereka? Padahal perbedaan kita dan mereka adalah kita sudah mengetahui tentang hukum syar’i dan biiznillah, kita bisa melaksanakan aturan tersebut dengan baik. Sedangkan mereka, mungkin belum mengetahui tentang apa-apa yang sudah kita ketahui. Atau mungkin, mereka sudah tau, tapi mereka masih butuh proses untuk itu. Salahkah mereka? Wallahu a’lam. Toh setiap manusia tak lepas dari kesalahan. Kita semua belajar dari kesalahan.

 

Karena Setiap Orang Berbeda. Maka Jangan Disamakan…

 

Lantas, apa yang harus kita lakukan..agar mereka bisa mendapatkan ilmu yang telah kita ketahui lebih dulu disbanding mereka? Jawabannya adalah mudah, berikanlah contoh dan nasihat yang baik ). Sering kali, mungkin tidak kita sadari, tauladan yang baik itu lebih baik dari 1000 nasihat sekalipun.

 

Jangan Asal Menasehati…

 

Sayangnya, banyak dari kita yang “asal” dalam menasehati. Mungkin cara kita yang kurang lemah lembut, atau tidak dengan hikmah yang baik dalam penyampaiannya. Ataukah, kita salah dalam “memilih” orang untuk kita nasehati ). Bayangkan, jika kita melakukan kesalahan yang sebenarnya kita tau bahwa itu salah, tapi terpaksa kita lakukan atau banyak faktor yang membuat kita akhirnya terjatuh dalam kesalahan. Atau mungkin, kita memang masih dalam proses untuk keluar dan bangkit dari kesalahan yang kita lakukan. Tiba-tiba, ada orang yang ujug-ujug menasehati kita. Seolah-olah dialah yang paling tau tentang masalah kita. Seolah-olah, dia yang paling tau soal kondisi kita. Dan seolah-seolah ialah yang paling benar.

 

Nasihat yang diberikan mungkin memang adalah nasihat yang baik. Tapi kalau caranya tidak baik dan tidak pas diberikan ke kita, dalam waktu, situasi, kondisi..dan bukan diberi nasihat oleh orang yang tepat. Bisa jadi justru nasihat tersebut di tolak mentah-mentah dan si penerima nasihat malah menjauhi si pemberi nasihat dan apa-apa yang “diberikan” oleh si pemberi nasihat.

 

Misalnya contoh mudahnya adalah ketika kita mengetahui sahabat terdekat kita melakukan kesalahan, apakah lantas kemudian kita langsung menghakiminya? Apakah kita langsung menjauhinya? Dan apakah kita mempunyai hak untuk menjelek-jelekannya…? Tentu saja tidak. Karena setiap orang mempunyai kelebihan dan kelemahan masing-masing. Mungkin saja kelemahan kita pada suatu hal adalah kelebihan orang lain. Dan sebaliknya, mungkin saja kelebihan kita dalam suatu hal, adalah merupakan titik lemah orang lain. Oleh karena itu, yang harus kita lakukan yang pertama kali adalah memberikan contoh yang baik. Kalau pun masih belum “mempan”, ya berikanlah nasihat, dengan sebelumnya jalinlah komunikasi yang baik, untuk mengetahui sebab muasal kenapa ia bisa berbuat kesalahan tsb. Benar begitu? Dan jika belum diterima dan dilaksanakan juga nasihat kita, maka bersabarlah. Serta senaniasa mendo’akan sahabat kita agar Allah membukakan pintu hatinya. Sungguh, hanya Allah Pembolak-balik hati manusia.

 

Qulil Haqqo Walau Kaana Murron…

 

Pernah dengar kalimat diatas? Yang berarti : “katakan yang benar walaupun pahit..” Ya, terkadang..kita memang harus mengatakan sesuatu yang benar, meskipun itu ‘pahit’. Namun, apakah jika kita sudah mengetahui pil pahit itu akan kita berikan ke orang lain, lantas cara yang kita gunakan juga mesti ‘pahit’ juga? Ibarat akan menelan pil pahit, kita sering menambahkannya dengan madu. Ataukah mencampurkannya dengan buah pisang, agar pahitnya pil tidak begitu terasa. Seperti halnya memberi nasihat, jika sudah tahu nasihat yang akan kita berikan itu ‘pahit’ bagi sang penerima. Apa caranya mesti ‘pahit’ juga? Tentu tidak bukan?

 

“Sesungguhnya tidaklah kelembutan itu ada pada sesuatu, kecuali pasti menghiasinya.

Dan tidaklah kelembutan itu hilang dari sesuatu, kecuali akan menjelekkannya.”

(HR. Muslim no. 2594)

 

 

Semoga Allah menghimpun kita dalam kebaikan dan kebenaran…

 

~*Afra Afifah*~

[Jakarta, 1 November 2008 Pukul 02.00 Dini Hari]

-Sebuah Nasihat Untuk Diri dan Orang Lain-

Iklan

Diary Hujan Dapat Award Oktober 24, 2008

Posted by Afra Afifah in Lembar Kehidupan.
29 comments

Alhamdulillah…

Aku dapet award dari Bunda Rhainy

(*gak ngerti juga kenapa koq bs dapet award hihi)..

Ya sudah..segala sesuatuya di syukuri aja oke 😉

Mungkin Bunda ingin agar tulisanku bisa makin bagus dari hari ke hari..amiin hehehe…

Baiklah, karena peraturannya aku harus ngasi award ke blogger yang lain…

Maka dengan ini saya, Afra Afifah akan memberikan award kepada :

  • Adik Saya : Dalila Sadida *kemampuan menulismu makin hari makin oke sist 😉

  • Abu Huwaidah : Bapaknya ‘Aisyah dan Shofiyyah yang suka nulis tentang anak-anaknya, shingga membuat saya terinspirasi :mrgreen:

  • Neng Dilla : Yang pintar mendesign blog meski blognya pinky smua hweee 😛

  • The Analog Guy : Akh. Fikri, yang tulisannya tentang “nasihat” membuat saya mengharapkan agar orang-orang diluar sana juga berfikir seperti apa yang bliau pikirkan.

  • Fariha, adik-sekaligus teman sekamarku : kasi award buat farihoy atas kepintarannya mendesign header blog :mrgreen:

  • Akh Didit, yang pintar membuat tulisan-tulisan dengan berisikan ilmu di dalamnya, namun tetap istiqomah dengan tulisannya yang lemah lembut insyaAllah.

  • Pak Arief, yang blognya kian hari kian bagus aja : )

NB : buat yang dapet award,,,tolong dilanjutin ya….gini nih caranya :

(nyalin dr Bunda Rhainy)

  1. put the logo on your blog
  2. add a link to the person who awarded you
  3. nominate at least 7 other blogs
  4. add links to those blogs on yours
  5. leavea message for your nominees on their blogs

Rafting@Arus Liar Adventures~! Oktober 21, 2008

Posted by Afra Afifah in Lembar Kehidupan.
Tags:
49 comments

 

Alhamdulillah…akhirnya bisa nulis blog lagi selama sepekan lebih gak nulis : ) . Sudah sepekan lebih saya memang agak sibuk dengan beberapa hal, hmm yah terutama tugas-tugas kuliah dan Ujian Tengah Semester. Tapi mumpung hari ini lagi libur, sambil ngurangin stress, mari kita belajar menulis dan membaca~! *loh? :mrgreen:

 

Hari sabtu dan ahad dua pekan yang lalu, saya dan keluarga pergi berlibur ke sukabumi. Tadinya saya sudah mengurungkan niat tuk pergi, karena yang ikut rata-rata adalah adik-adik saya yang masih kecil dan adik-adik sepupu saya. Saya pikir :”yah gak asik neh ama anak kecil smua hahaha~!” (*ampuuun, jadi sok tua deh saya :mrgreen: ).

 

Hari keberangkatan sudah tiba, ”personil” yang ikut juga sudah ditetapkan, tanpa saya tentunya. Namun tiba-tiba, sekitar jam tujuh pagi waktu saya sedang bersantai-santai ria dirumah bersama adik-adik saya kalila sadida, sausan, dan rayyan. Tiba-tiba adik saya yang bernama fariha menelpon dan mengatakan bahwa ada dua adik sepupu saya yang tiba-tiba membatalkan untuk pergi tanpa alasan yang jelas. Padahal ticket sudah di booking, jadinya saya dan adik saya dida disuruh ikut untuk menggantikan dua adik sepupu saya itu. Lagi pula saya kasihan sama tante saya yang sudah mengeluarkan Rp.265,000,- per orang untuk biaya rafting+camping di Sukabumi. Jadi, kalau saya dan dida tidak ikut, waduhhh…skitar setengah juta lebih uang tante habis sia-sia! (+_+)

 

Akhirnya, dengan mendadak dan terburu-buru saya menyiapkan perlengkapan yang akan dibawa, karena hanya selang waktu setengah jam, saya dan dida sudah di jemput oleh tante. Huhu. Sebenarnya saya paling tidak suka sesuatu yang serba mendadak. Tapi okelah…. 🙄

 

Dan yang membuat saya agak kaget adalah, ternyata kami pergi ke sukabumi dengan naik bus dan angkot~! Hwa…di lain sisi saya senang, karena lebih akan berasa adventure-nya, di sisi lain, di dalam bus yang gak ber-AC itu rasanya saya ingin berteriak kepada mas-mas yang merokok sembarangan dengan asiknya!!!! Aaaaaaaa tidak…sungguh, saya paling tidak tahan dengan asap rokok. Rasanya ingin muntah jika sudah menghirupnya sedikit saja 😥 Tapi apakah saya berteriak? Oh ya tentu tidak… kan sudah saya beri combantrin..*mulai ngaco* ya enggalah, itu hanya bentuk kekesalan saya saja melihat banyak orang yang begitu egois memikirkan kesenangannya sendiri diatas penderitaan orang lain!.

 

Malangnya, saya belum sarapan dan malam sebelumnya juga belum makan karena sudah tepar duluan , jadi sepanjang perjalanan, khawatir masuk angin, saya membeli banyak jajanan, minimal untuk menyumbat perut 😀 . Mulai dari lontong sampai tahu sumedang, saya babat abis! Hehehe. Lucunya, di bus jakarta-sukabumi itu saya rasa isinya koq orang sunda semua ya? Hahaha. Makin bertambah deh kosa kata bahasa sunda saya. Sadayana..sadayana..hihihi :P. Lalu, ada juga pengamen perempuan yang menyanyikan lagu dangdut di dalam bus dengan tape-nya yang bersuara nyaring. Dengan bahasa sunda ia menyanyikan lagu dangdut, yang membuat saya ingin tertawa terbahak-bahak. Hiii..parah. Akhirnya saya hanya menutup mulut saya untuk menahan tawa. Abis, lirik lagunya “lucu” sih…smuanya berisi tentang caci maki kepada mantan suami. Parahhh abisss. Jadi pengen ketawa geli kalo mengingat waktu itu…hihihi.

Menuju Arus Liar Adventures

 

Akhirnya kami sampai juga di Arus Liar. Sesampainya disana kami langsung makan siang (akhirnyaa makan jugaa) dan siap-siap untuk langsung rafting. Sebenarnya, sudah lama saya berkeinginan untuk rafting dan camping, hanya memimpikannya, kapan yah saya bisa rafting dan camping? Alhamdulillah keinginan saya tercapai : ) . Meskipun sebenarnya, saya ingin rafting n’ camping bareng ”keluarga baru” saya nanti :mrgreen: . Tapi sudah tercapai duluan ya nda apa-apa, alhamdulillah’alakullihal.

makan siang@Arus Liar

 

 

Sebelum Rafting, kami memilih-milih dulu pelampung dan helm yang akan digunakan. Setelah itu kami langsung naik ke atas truk sapi . Whats? Naik truk? Yup! Kami naik truk dulu. Seru abis~! Kayak mau tawuran~! Hahaha. Jadinya bisa menghirup udara sukabumi yang sejuk itu. Tapi agak ngeri juga sih, abis sopir truknya mungkin karena saking berpengalamannya 😛 , jadi agak ngebut menyetirnya. Padahal jalan yang kita lalui itu hanya cukup untuk satu mobil, lebih tepatnya truk. Karena untuk mobil pribadi, mungkin akan sulit untuk menjangkau medan perjalanan yang sangat curam, becek dan berliku itu. Adikku Hisyam pun aku rangkul erat agar ia tidak terjatuh. Selain itu, kami juga harus berhati-hati, jangan sampai bengong :mrgreen: karena kalau bengong bisa-bisa wajah kami menabrak cabang-cabang pohon yang berada di kiri dan kanan kami. Wajah saya pun menabak cabang-cabang pohon dua kali. Ewww…mikirin siapa sih fra sampe bengong gt? Hihihi.

 

Dan kami pun sampai di tempat start rafting. Kebetulan saya menaiki perahu karet bersama dida, iradat (adik sepupu saya), dan satu instruktur kami yang duduk di paling belakang, sedangkan saya duduk di paling depan. :mgreen:

(maaf, bukan foto rafting kami yang saya tunjukkan)

 

 

Rafting pun dimulai, arus sungai citarik yang deras bukannya membuat saya takut, malah membuat saya keasyikan. Sempat jatuh ke kedalam perahu juga saya , karena perahu karet yang kami tumpangi menabrak batu besar. Tapi untungnya gak nyebur ke sungai dengan arus yang sangat deras itu, karena saya belum bisa berenang hehe.. :mrgreen: .

 

Rafting sejauh 4 Kilometer pun menjadi tidak berasa apa-apa, sungguh saya ingin rafting sampe ke muara! Alias sampai ke pelabuhan ratu :mrgreen: , seperti yang teman-teman saya di MAPALA UI lakukan. Wow , pasti sungguh menyenangkan~!

Makan Pop Mie :mrgreen:

 

Setelah rafting yang cukup menguras tenaga, saya dan tiga adik saya kemudian mencari jajanan di warung milik warga sukabumi : ) . Pop Mie akhirnya menjadi pilihan kami. Dan kami makan bersama-sama di pangkalan ojek yang terletak di sebelah warung. Untung abang-abang ojeknya udah pada pulang :mrgreen: .

 

Malam pun tiba, setelah makan malam, kami kembali ke tenda masing-masing. Tapi saya gak betah tidur di dalam tenda. Badan saya sepertinya menjadi sakit semua. Tapi saya heran, kenapa Hisyam bisa tidur dengan sangat pulas ya? 🙄 Kalau saya tidur sebentar lalu bangun, tidur sebentar bangun lagi. Huhu gerah… saya kira sukabumi akan sedingin puncak. Ternyata tidak… Puncak i miss uuuu.

 

camping ground

 

Keesokan paginya, setelah sarapan, kami pun pulang. Dengan menaiki angkot dan bus lagi. Sayangnya, baru beberapa menit memotret pemandangan alam sukabumi dari dalam angkot. Rasanya saya ingin muntah. Hiks. Bener-bener pusing di dalam angkot waktu itu. Sesampainya di terminal sukabumi, akhirnya saya pun muntah beneran :mrgreen: ..hhhh legaaa..alhamdulillah. Kemudian bus yang kami tunggu akhirnya datang… sang kondektur bus pun memanggil-manggil…ayo… kadie…kadie neng geulis dsini tempat duduknya masih kosong 😛 .

 

~Selesai, Alhamdulillah~

 

 

 

 

 

 

Ikutan Gabung Yuks di Forum Nadiyyah~! Oktober 7, 2008

Posted by Afra Afifah in Afra Punya Opini.
49 comments

Teman-teman yang baik, liat gak…ada banner yang “mencolok” sendiri (paling tidak menurut saya), di Blog Diary Hujan ini. Banner apakah itu…? Yups, betul sekali! Banner itu adalah banner-nya forum nadiyyah. Banner yang sebenarnya, agak terpaksa saya tampilkan karena warnanya yang PINK (oh nooo…). Namun sebagai bentuk rasa hormat dan apresiasi saya terhadap ibu Dilla yang sudah bersusah payah untuk meluangkan waktunya untuk membuat dan mendesign forum plus membuat banner tersebut. Akhirnya saya rela insyaAllah untuk memajangnya di Diary Hujan ini yang sebenarnya pemilik blog ini sangat anti terhadap warna PINK hehehe…

Forum Nadiyyah? Forum Apaan Sih Tu…?

Forum Nadiyyah adalah sebuah forum yang dibuat oleh seorang mahasiswi asli kendari-sunda yang sedang kuliah di sebuah kota yang bernama Adelaide. Adelaide? Iya, coba cari kota Adelaide di peta Indonesia, niscaya gak akan nemu kalian kota tersebut di Indonesia (ya iyalah masa…? Ya iya dong :mrgreen: ), karena Adelaide itu letaknya di Australi sodara-sodara! :mrgreen:

Forum Nadiyyah dibuat dengan upaya untuk menampung uneg-uneg, keluh kesah, kritik, kemarahan, kebahagiaan sekaligus sebagai ajang diskusi bagi para anggota forum. Koq forumnya cewe banget sih (Hello Kitty n PINKY banget) ? Hehehe iya tuh..secara yang buat juga cewe :mrgreen: tapi tenang, forum ini bukan forum khusus perempuan saja koq. Kaum adam juga bisa kasi pendapatnya dan ikutan gabung di forum ini.

Pernah gak teman-teman mengalami kejadian seperti ini :

Ada orang yang kamu gak kenal, atau belum terlalu mengenal kamu. Tiba-tiba udah “menasehati” kamu dengan “sesuka hati”? Atau udah ngelarang ini itu…? Padahal dia sama sekali gak tau kondisi kamu dan apa masalah yang sedang kamu hadapi? Gimana sih rasanya? Gak enak banget kan? Bikin gimanaaa gitu… Meskipun hal-hal yang dikasi taunya baik..tapi kalau caranya gak baik…malah keseringan buat kita “lari menjauh” dari orang-orang yang kayak gitu kan?

Nah…di Forum Nadiyyah ini… tumpahkanlah segala uneg-uneg kamu tentang hal semacam itu…insyaAllah akan dibantu untuk mencarikan solusinya. Eits, forum ini juga gak cuma sebagai ajang curhat juga loh…bagi teman-teman yang hobby IT, bisa juga nanya-nanya atau berbagi ilmu tentang dunia IT. Dan masih banyaaak lagi. Seru kan? Makanya…

http://nadiyyah.net/forum/

Thanks a lot pinky girl 😉 😛

Cinta Itu Tak Terlihat Oktober 5, 2008

Posted by Afra Afifah in Afra Punya Opini.
54 comments

Pada dasarnya, saya bukanlah tipekal orang yang gemar membaca novel. Apalagi untuk membelinya. Saya baru akan membaca novel tersebut, jika banyak orang mengatakan novel tersebut bagus, hanya sekedar ingin menuntaskan rasa penasaran saya saja.

Novel pertama yang saya baca adalah Novel Harry Potter karangan J.K Rowling, itu juga hanya buku pertama. Karena kebetulan, waktu di SMP dulu, ada seorang teman les yang memberikan hadiah novel itu ke saya, hmm…lengkap dengan coklat berbentuk hatinya. Dibanding novelnya, sebenarnya saya lebih menyukai hadiah coklat pemberiannya : ) . Kemudian, novel kedua yang saya baca adalah novel “fenomenal” Ayat-Ayat Cinta, karya Habiburrahman El-Shirazy. Novel kedua tersebut, saya baca ketika duduk di kelas 2 SMA. Lagi-lagi, karena teman sebangku saya “penggila” komik dan novel, lalu ia pun menyuruh saya untuk membacanya. Akhirnya, saya pun membacanya dan surprise! Ada beberapa bagian dari novel tersebut yang membuat saya menangis. Tapi, entah kenapa tidak ada niatan di hati saya untuk membeli novel tersebut. Namun, tidak untuk novel yang satu ini : yakni sebuah Novel Pakistan, yang berjudul “Cinta Yang Terlambat” yang ditulis oleh Dr. Ikram Abidi.  Ungkapan “Don’t Judge a Book By It’s Cover” mungkin sangat tepat untuk mendeskirpsikan novel ini. Sungguh, cover novel ini jauh dari kata “bagus”. Komposisi warna, dan tulisan di covernya, mungkin banyak membuat orang enggan untuk menyentuhnya. Namun jangan salah, ternyata isi novel tersebut banyak menyimpan kalimat-kalimat dan kata-kata yang begitu indah. Apalagi novel tersebut menceritakan tentang seorang wanita shalihah yang terus berjuang untuk mempertahankan pernikahannya, yang dari awal disebabkan karena sang suami tidak mencintainya.

Berikut ini saya kutip tulisan karya Dr. Ikram Abidi yang terdapat dalam novel tersebut :

Cinta Itu Tak Terlihat

Kenapa kita menutup mata kita ketika kita tidur?
ketika kita menangis? ketika kita membayangkan ?
itu karena hal terindah di dunia ini tidak terlihat…

Ketika kita menemukan seseorang yang
keunikannya
SEJALAN dengan kita…
kita bergabung dengannya dan jatuh ke dalam
suatu keindahan yang serupa yang dinamakan CINTA

Ada hal-hal yang tidak ingin kita lepaskan
Orang-orang yang tidak ingin kita tinggalkan….
tapi ingatlah…..melepaskan BUKAN akhir dari dunia

Melainkan awal kehidupan baru

Kebahagiaan ada untuk mereka yang menangis,
mereka yang telah mencari…..dan mereka yang
telah mencoba
Karena MEREKALAH yang bisa menghargai
betapa pentingnya orang yang telah menyentuh kehidupan
mereka…..

CINTA yang AGUNG?
adalah ketika kamu menitikkan air mata dan
MASIH peduli terhadapnya…
adalah ketika dia tidak mempedulikanmu dan kamu
MASIH menunggunya dengan setia
adalah ketika dia mulai mencintai yang lain dan
kamu MASIH bisa tersenyum sembari berkata ‘Aku turut
berbahagia untukmu’

Apabila cinta tidak berhasil….BEBASKAN dirimu
Biarkan hatimu kembali melebarkan sayapnya dan
terbang ke alam bebas LAGI

Ingatlah…. bahwa kamu mungkin menemukan cinta
dan kehilangannya…
tapi ketika cinta itu mati, kamu tidak perlu mati
bersamanya….

Orang terkuat BUKAN mereka yang selalu
menang,
MELAINKAN mereka yang tetap tegar ketika
mereka jatuh

Entah bagaimana dalam perjalanan kehidupan,
Kamu belajar tentang dirimu sendiri dan menyadari
Bahwa penyesalan tidak seharusnya ada
HANYALAH penghargaan abadi atas pilihan-pilihan
kehidupan yang telah kau buat

TEMAN SEJATI… mengerti ketika kamu
berkata ‘aku lupa….’
menunggu selamanya ketika kamu berkata ‘tunggu sebentar’
tetap tinggal ketika kamu berkata ‘tinggalkan aku sendiri’
membuka pintu meski kamu belum mengetuk dan
berkata ‘bolehkah saya masuk?’

MENCINTAI…..
Bukanlah bagaimana kamu melupakan,
Melainkan bagaimana kamu memaafkan
Bukanlah bagaimana kamu mendengarkan,
melainkan bagaimana kamu mengerti
Bukanlah apa yang kamu lihat,
melainkan apa yang kamu rasakan
Bukanlah bagaimana kamu melepaskan,
melainkan bagaimana kamu bertahan

Lebih berbahaya mencucurkan air mata dalam hati
dibandingkan menangis tersedu-sedu
Air mata yang keluar dapat dihapus, sementara air
mata yang tersembunyi menggoreskan luka yang
tidak akan pernah hilang….

Dalam urusan cinta, kita SANGAT JARANG
menang…..
tapi ketika cinta itu TULUS,
meskipun kalah, kita tetap MENANG
hanya karena kamu berbahagia……..
dapat mencintai seseorang……
LEBIH dari kamu mencintai dirimu sendiri…..

Akan tiba saatnya dimana kita harus berhenti
mencintai seseorang
BUKAN karena orang itu berhenti mencintai kita,
MELAINKAN karena kita menyadari bahwa orang
itu akan lebih berbahagia apabila kita melepaskannya

Kadang kala, orang yang kamu cintai
adalah orang yang PALING menyakiti hatimu
dan kadang kala, teman yang menangis
bersamamu adalah cinta yang tidak kamu sadari…

(lebih…)

Chatting Sama Dosen (Part 2) Oktober 4, 2008

Posted by Afra Afifah in Lembar Kehidupan.
14 comments

Masih ingat kan, postingan saya yang chatting sama dosen ? Ternyata ada kelanjutannya saudara-saudara…. 😀

Ssssttt…gak nyangka… bukan hanya para mahasiswa yang stress karena dapet THR (Tugas Hari Raya) yang banyak. Melainkan para dosen yang mungkin juga pada kewalahan meriksa tugas-tugas dari kami :mrgreen:

Koq bisa…?
(lebih…)

Dapet THR (Tugas Hari Raya) Oktober 1, 2008

Posted by Afra Afifah in Lembar Kehidupan.
38 comments

Bismillah…

Sesuai janji saya yang baru dapat THR (Tugas Hari Raya), baik dari para dosen saya ataupun dari adik saya kalila (*eh? Koq jadi tokoh sinetron? :mrgreen: ) maxud saya, dari adik saya.. dalila, pak arief dan pak adjie. Ada-ada aja anak-anak jaman sekarang :mrgreen:

Rulenya adalah sebagai berikut:

1. Each blogger must post these rules
2. Each blogger starts with ten random facts/habits about themselves
3. Bloggers that are tagged need to write on their own blog about their ten things and post these rules. At the end of your blog, you need to choose ten people to get tagged and list their names.
4. Don’t forget to leave them a comment telling them they’ve been tagged and to read your blog.

Baiklah, ini dia 10 fakta tentang seorang Afra Afifah :

¨ Waktu kecil saya adalah anak yang tomboy, karena sebagian besar teman-teman saya adalah laki-laki :mrgreen: Senang main gundu, tidak senang bermain boneka :mrgreen: . Suka nonton ksatria baja hitam dan jiban *hahahah* tapi juga senang nonton sailormoon –dengan kekuatan bulan, akan menghukummu 😛 –

¨ Sering di “olok” dan di sindir awis, karena gak berani makan di kantin sendirian 😛 (sebenarnya bukannya tidak berani, melainkan saya sangat tidak nyaman makan sendiri, apalagi di kantin kampus yang ramai, penuh gossip dan asap rokok itu).

¨ Tidak suka kucing (sorry to say), entahlah…mungkin saya punya trauma masa lalu terhadap hewan yang satu ini… yang jelas, tolong ya kucing, jangan dekat-dekat sayyah.

¨ Sampai saat ini, saya belum tau jenis golongan darah saya. Apakah “O” ataukah “B” atau malah “D” *halah :mrgreen:

¨ Kalau adik saya entah kenapa, bisa dinobatkan sebagai cewek terbaik se-SMA 35 versi buku tahunan siswa, kalau saya… entah kenapa dinobatkan sebagai cewek ter****** ke-3 se-SMAN 78 versi buku tahunan siswa juga :D.

¨ Sebagian besar orang yang baru bertemu saya atau belum mengenal saya dengan baik, mengira bahwa saya adalah orang arab :mrgreen: Dan bginilah pertanyaan mereka yang hampir selalu ditanyakan setiap pertama kali bertemu saya : “kamu orang arab ya?” (bukan, jawab saya). “atau ada keturunan arab?” (bukan juga.. saya orang betawi-minang –kalau kata adik saya disingkat menjadi BeNang–) “ah masa sih?” (ho-oh…) “beneran nih?” (hmm..yaudah..iya kali ada keturunan arab, dari nabi Adam..hee :mrgreen: ).

¨ Waktu kecil pernah minder dan berpikir bahwa saya bukan anaknya papa dan mama. Karena saya “berbeda” sendiri. Seperti di point sebelumnya. Saya mirip arab sedangkan semua adik saya mirip bule. (dulu waktu kecil, orang-orang banyak yang bilang adik-adik saya mirip orang bule, gak tau deh kalau sekarang.. 🙄 )

¨ Suka sekali dengan warna hijau…sampai teman-teman saya sering bertanya kalau saya menggunakan gamis dan jilbab dengan warna lain :mrgreen: . Makanya sekarang ini saya sudah mulai membuka hati saya (cieeh..) buat warna-warna yang lain, terutama Ungu 😳 hehehe… tapi TIDAK UNTUK WARNA PINK!!! Oh…saya SANGAT TIDAK SUKA dengan WARNA PINK… (Kecuali Terpaksa)

¨ Bercita-cita ingin menjadi guru bagi diri sendiri, anak-anak saya nanti, dan orang lain : ) . Jadi ingat, waktu di kelas 3 SMA dulu. Seorang guru bahasa Indonesia saya bertanya di depan kelas: “Siapa yang ingin bercita-cita menjadi guru?” Dan percaya tidak percaya…hanya saya seorang dari 40-an anak yang menunjuk tangan. Kenapa teman-teman saya tidak ingin menjadi guru ya? Padahal bagi saya, pekerjaan guru adalah pekerjaan yang sangat mulia. Dan Alhamdulillah, sejak SMA kelas 3 akhir, saya sudah menjadi guru private, sampai sekarang…mudah-mudahan saya bisa menjadi guru yang lebih professional dan lebih berguna lagi bagi murid-murid saya. Amiin.

¨ Pengen punya rumah di luar Jakarta. Di kota yang nyaman dan daerahnya sejuk. Tinggal bersama suami tercinta dan anak-anak saya nanti. Amiin…

Udah 10 tuh… kalau ada yang masih penasaran…silahkan ditanya… gratis koq :mrgreen: (*tapi siapa juga yang mau nanya yah? Hehehe GR amat saya ni… :mrgreen: )

Ok, sekarang..ibu guru mau ngasi PR ke 10 blogger berikut ini 😀 :

  1. Abu Huwaidah
  2. Ukhty Arin
  3. Ka Irul
  4. Ka Unga
  5. Ummu Bilqis
  6. Ka Leonny
  7. Rousta
  8. Awis
  9. Ka “Qona’ah”
  10. Akhy Agung

Selamat Mengerjakan Ya… 😉