jump to navigation

Rafting@Arus Liar Adventures~! Oktober 21, 2008

Posted by Afra Afifah in Lembar Kehidupan.
Tags:
49 comments

 

Alhamdulillah…akhirnya bisa nulis blog lagi selama sepekan lebih gak nulis : ) . Sudah sepekan lebih saya memang agak sibuk dengan beberapa hal, hmm yah terutama tugas-tugas kuliah dan Ujian Tengah Semester. Tapi mumpung hari ini lagi libur, sambil ngurangin stress, mari kita belajar menulis dan membaca~! *loh? :mrgreen:

 

Hari sabtu dan ahad dua pekan yang lalu, saya dan keluarga pergi berlibur ke sukabumi. Tadinya saya sudah mengurungkan niat tuk pergi, karena yang ikut rata-rata adalah adik-adik saya yang masih kecil dan adik-adik sepupu saya. Saya pikir :”yah gak asik neh ama anak kecil smua hahaha~!” (*ampuuun, jadi sok tua deh saya :mrgreen: ).

 

Hari keberangkatan sudah tiba, ”personil” yang ikut juga sudah ditetapkan, tanpa saya tentunya. Namun tiba-tiba, sekitar jam tujuh pagi waktu saya sedang bersantai-santai ria dirumah bersama adik-adik saya kalila sadida, sausan, dan rayyan. Tiba-tiba adik saya yang bernama fariha menelpon dan mengatakan bahwa ada dua adik sepupu saya yang tiba-tiba membatalkan untuk pergi tanpa alasan yang jelas. Padahal ticket sudah di booking, jadinya saya dan adik saya dida disuruh ikut untuk menggantikan dua adik sepupu saya itu. Lagi pula saya kasihan sama tante saya yang sudah mengeluarkan Rp.265,000,- per orang untuk biaya rafting+camping di Sukabumi. Jadi, kalau saya dan dida tidak ikut, waduhhh…skitar setengah juta lebih uang tante habis sia-sia! (+_+)

 

Akhirnya, dengan mendadak dan terburu-buru saya menyiapkan perlengkapan yang akan dibawa, karena hanya selang waktu setengah jam, saya dan dida sudah di jemput oleh tante. Huhu. Sebenarnya saya paling tidak suka sesuatu yang serba mendadak. Tapi okelah…. 🙄

 

Dan yang membuat saya agak kaget adalah, ternyata kami pergi ke sukabumi dengan naik bus dan angkot~! Hwa…di lain sisi saya senang, karena lebih akan berasa adventure-nya, di sisi lain, di dalam bus yang gak ber-AC itu rasanya saya ingin berteriak kepada mas-mas yang merokok sembarangan dengan asiknya!!!! Aaaaaaaa tidak…sungguh, saya paling tidak tahan dengan asap rokok. Rasanya ingin muntah jika sudah menghirupnya sedikit saja 😥 Tapi apakah saya berteriak? Oh ya tentu tidak… kan sudah saya beri combantrin..*mulai ngaco* ya enggalah, itu hanya bentuk kekesalan saya saja melihat banyak orang yang begitu egois memikirkan kesenangannya sendiri diatas penderitaan orang lain!.

 

Malangnya, saya belum sarapan dan malam sebelumnya juga belum makan karena sudah tepar duluan , jadi sepanjang perjalanan, khawatir masuk angin, saya membeli banyak jajanan, minimal untuk menyumbat perut 😀 . Mulai dari lontong sampai tahu sumedang, saya babat abis! Hehehe. Lucunya, di bus jakarta-sukabumi itu saya rasa isinya koq orang sunda semua ya? Hahaha. Makin bertambah deh kosa kata bahasa sunda saya. Sadayana..sadayana..hihihi :P. Lalu, ada juga pengamen perempuan yang menyanyikan lagu dangdut di dalam bus dengan tape-nya yang bersuara nyaring. Dengan bahasa sunda ia menyanyikan lagu dangdut, yang membuat saya ingin tertawa terbahak-bahak. Hiii..parah. Akhirnya saya hanya menutup mulut saya untuk menahan tawa. Abis, lirik lagunya “lucu” sih…smuanya berisi tentang caci maki kepada mantan suami. Parahhh abisss. Jadi pengen ketawa geli kalo mengingat waktu itu…hihihi.

Menuju Arus Liar Adventures

 

Akhirnya kami sampai juga di Arus Liar. Sesampainya disana kami langsung makan siang (akhirnyaa makan jugaa) dan siap-siap untuk langsung rafting. Sebenarnya, sudah lama saya berkeinginan untuk rafting dan camping, hanya memimpikannya, kapan yah saya bisa rafting dan camping? Alhamdulillah keinginan saya tercapai : ) . Meskipun sebenarnya, saya ingin rafting n’ camping bareng ”keluarga baru” saya nanti :mrgreen: . Tapi sudah tercapai duluan ya nda apa-apa, alhamdulillah’alakullihal.

makan siang@Arus Liar

 

 

Sebelum Rafting, kami memilih-milih dulu pelampung dan helm yang akan digunakan. Setelah itu kami langsung naik ke atas truk sapi . Whats? Naik truk? Yup! Kami naik truk dulu. Seru abis~! Kayak mau tawuran~! Hahaha. Jadinya bisa menghirup udara sukabumi yang sejuk itu. Tapi agak ngeri juga sih, abis sopir truknya mungkin karena saking berpengalamannya 😛 , jadi agak ngebut menyetirnya. Padahal jalan yang kita lalui itu hanya cukup untuk satu mobil, lebih tepatnya truk. Karena untuk mobil pribadi, mungkin akan sulit untuk menjangkau medan perjalanan yang sangat curam, becek dan berliku itu. Adikku Hisyam pun aku rangkul erat agar ia tidak terjatuh. Selain itu, kami juga harus berhati-hati, jangan sampai bengong :mrgreen: karena kalau bengong bisa-bisa wajah kami menabrak cabang-cabang pohon yang berada di kiri dan kanan kami. Wajah saya pun menabak cabang-cabang pohon dua kali. Ewww…mikirin siapa sih fra sampe bengong gt? Hihihi.

 

Dan kami pun sampai di tempat start rafting. Kebetulan saya menaiki perahu karet bersama dida, iradat (adik sepupu saya), dan satu instruktur kami yang duduk di paling belakang, sedangkan saya duduk di paling depan. :mgreen:

(maaf, bukan foto rafting kami yang saya tunjukkan)

 

 

Rafting pun dimulai, arus sungai citarik yang deras bukannya membuat saya takut, malah membuat saya keasyikan. Sempat jatuh ke kedalam perahu juga saya , karena perahu karet yang kami tumpangi menabrak batu besar. Tapi untungnya gak nyebur ke sungai dengan arus yang sangat deras itu, karena saya belum bisa berenang hehe.. :mrgreen: .

 

Rafting sejauh 4 Kilometer pun menjadi tidak berasa apa-apa, sungguh saya ingin rafting sampe ke muara! Alias sampai ke pelabuhan ratu :mrgreen: , seperti yang teman-teman saya di MAPALA UI lakukan. Wow , pasti sungguh menyenangkan~!

Makan Pop Mie :mrgreen:

 

Setelah rafting yang cukup menguras tenaga, saya dan tiga adik saya kemudian mencari jajanan di warung milik warga sukabumi : ) . Pop Mie akhirnya menjadi pilihan kami. Dan kami makan bersama-sama di pangkalan ojek yang terletak di sebelah warung. Untung abang-abang ojeknya udah pada pulang :mrgreen: .

 

Malam pun tiba, setelah makan malam, kami kembali ke tenda masing-masing. Tapi saya gak betah tidur di dalam tenda. Badan saya sepertinya menjadi sakit semua. Tapi saya heran, kenapa Hisyam bisa tidur dengan sangat pulas ya? 🙄 Kalau saya tidur sebentar lalu bangun, tidur sebentar bangun lagi. Huhu gerah… saya kira sukabumi akan sedingin puncak. Ternyata tidak… Puncak i miss uuuu.

 

camping ground

 

Keesokan paginya, setelah sarapan, kami pun pulang. Dengan menaiki angkot dan bus lagi. Sayangnya, baru beberapa menit memotret pemandangan alam sukabumi dari dalam angkot. Rasanya saya ingin muntah. Hiks. Bener-bener pusing di dalam angkot waktu itu. Sesampainya di terminal sukabumi, akhirnya saya pun muntah beneran :mrgreen: ..hhhh legaaa..alhamdulillah. Kemudian bus yang kami tunggu akhirnya datang… sang kondektur bus pun memanggil-manggil…ayo… kadie…kadie neng geulis dsini tempat duduknya masih kosong 😛 .

 

~Selesai, Alhamdulillah~