jump to navigation

Dalam Diriku April 27, 2008

Posted by Afra Afifah in Sang Pujangga.
Tags:
5 comments

Dalam diriku mengalir sungai panjang,
Darah namanya;


Dalam diriku menggenang telaga darah,
Sukma namanya;


Dalam diriku meriak gelombang sukma,
Hidup namanya!


Dan karena hidup itu indah,
Aku menangis sepuas-puasnya

~*Sapardi Djoko Damono*~
[1980]

Iklan

Nokturno April 27, 2008

Posted by Afra Afifah in Sang Pujangga.
Tags:
10 comments

Kubiarkan cahaya bintang memilikimu…
Kubiarkan angin yang pucat dan tak habis – habisnya…

Gelisah, tiba – tiba menjelma isyarat, merebutmu ..
Entah kapan kau bisa kutangkap…

~*Sapardi Djoko Damono*~

Sajak kecil tentang cinta… April 27, 2008

Posted by Afra Afifah in Sang Pujangga.
Tags:
12 comments

Mencintai angin harus menjadi suit…

Mencintai air harus menjadi ricik…

Mencintai gunung harus menjadi terjal…

Mencintai api harus menjadi jilat…

Mencintai cakrawala harus menebas jarak…

MencintaiMu(mu) harus menjadi aku…

~*Sapardi Djoko Damono*~

Hujan, Jalak dan Daun Jambu April 27, 2008

Posted by Afra Afifah in Sang Pujangga.
Tags:
3 comments

Hujan turun semalaman…

Paginya jalak berkicau dan daun jambu bersemi.


Mereka tidak mengenal gurindam dan peribahasa,

tapi menghayati adat kita yang purba.
Tahu kapan harus berbuat sesuatu,

agar kita manusia, merasa bahagia.


Mereka tidak pernah bisa menguraikan

hakikat kata-kata mutiara,
Tapi tahu kapan harus berbuat sesuatu,

agar kita merasa tidak sepenuhnya sia-sia.

~*Sapardi Djoko Damono*~

Cahaya Untukku… April 24, 2008

Posted by Afra Afifah in Aku dan Puisi.
1 comment so far

Jika hujan tlah menghapus debu di jalan hidupku pagi ini…
Maka debu itu adalah aku…

Jika gerimis tlah membersihkan luka di hatiku siang ini…
Maka luka itu adalah aku…

Dan ketika cahaya tlah menerangi ruhiyahku malam ini…
Maka hanya kepada Rabb ku,
Aku bersyukur…

Hanya kepada Rabb ku,
Aku bergantung…

Dan Hanya kepada Rabb ku lah…
Aku memohon pertolongan…

Sesungguhnya IA sebaik-baik pelindung…

“Allah pelindung orang-orang yang beriman;
Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan kepada cahaya (iman).”
(QS. al-Baqarah 2:257)

~*Afra Afifah*~
[Jakarta, Ba’da Maghrib. 22 April 2008]

Sihir Hujan April 23, 2008

Posted by Afra Afifah in Sang Pujangga.
Tags:
2 comments

Hujan mengenal baik pohon, jalan, dan selokan
— swaranya bisa dibeda-bedakan;
kau akan mendengarnya meski sudah kaututup pintu dan jendela.
Meskipun sudah kau matikan lampu.
Hujan, yang tahu benar membeda-bedakan, telah jatuh di pohon, jalan, dan selokan
– – menyihirmu agar sama sekali tak sempat mengaduh waktu menangkap wahyu yang harus kaurahasiakan

~*Sapardi Djoko Damono*~
Perahu Kertas,
Kumpulan Sajak,
1982.



Yang Fana Adalah Waktu April 23, 2008

Posted by Afra Afifah in Sang Pujangga.
Tags:
1 comment so far

Yang fana adalah waktu. Kita abadi:
memungut detik demi detik, merangkainya seperti bunga
sampai pada suatu hari
kita lupa untuk apa.
“Tapi, yang fana adalah waktu, bukan?”
tanyamu.
Kita abadi.

~*Sapardi Djoko Damono*~

Perahu Kertas,
Kumpulan Sajak,
1982.

Adalah Allah Hakimku April 17, 2008

Posted by Afra Afifah in Aku dan Puisi.
4 comments

Allah…kenapa kami sering menilai orang lain…?

Bukankah hanya Engkau yang berhak menilai hamba-hamba-MU…?
Bukankah hanya Engkau yang paling tau..?

Merasa lebih baikkah kami dengan mereka…?
Merasa lebih baikkah aku dengan dirinya…?

Mengapa kami sering menyakiti hati saudara kami…?
Bukankah Kekasih-MU sudah mengajarkan kepada kami…?

Menasihati, bukan menyakiti…

Mengapa kami sering merasa paling tau tentang saudara kami…?
Mengapa kami sering menghakimi…?

Padahal hanya Engkau yang berhak menghakimi…
Karena hanya Engkau, Yang Maha Mengetahui…

~*Afra Afifah*~
[ Ruang Hati, 16 April 2008]

~*Bukankah Allah Hakim yang seadil-adilnya? (At-Tiin: 8)*~

Dimana Syukurku…? April 17, 2008

Posted by Afra Afifah in Sang Pujangga.
Tags:
1 comment so far

Aku sering memelihara kesal dan marah,
padahal Dia memberiku kesejukan air…

Aku sering merasa hatiku menghitam,
padahal Dia memberiku terang matahari…

Aku sering merasa paling malang,
padahal Dia selalu mencukupiku…

Begitu sering aku melupakan-NYa,
tapi Dia selalu menjaga…

Begitu sering aku durhaka pada-Nya,
tapi udara untukku tetap ada…

Pada setiap musim…
setelah kehadiran para nabi…

Terkabarkan dan terbukti…
Cinta abadi-Mu…

Sedang aku masih tergugu…
mencari Syukur dan setiaku…

Yang terjerembap,
di emperan dunia…

~*Abdurahman Faiz, 8th*~
[Maret 2004]

Untitled April 16, 2008

Posted by Afra Afifah in Sang Pujangga.
2 comments

Di angkasa…
Ada berjuta bintang penuh pesona…

Lihatlah…
Jangan kau tatap mataku…

Di pesisir samudera…
Ada ribuan dermaga penuh sambut cinta…

Singgahlah…
Jangan tergesa-gesa untuk menambatkan
perahumu disisiku…

Dan cobalah merenung walau sejenak…
Aku tidak cantik,
Tidak menarik,
Tidak berharta,

Mengapa kau memilihku?

~*Penulis yang Entah Siapa*~