jump to navigation

Sonet 10 Maret 20, 2012

Posted by Afra Afifah in Sang Pujangga.
Tags:
trackback

Ada selembar kertas yang belum bertulisan.

Apakah kauharapkan aku ke mari seperti semula,

belum penuh dengan coretan?

Ada yang ingin menulis aksara demi aksara

.

dan tak tahu akan mencapai kalimat meski ada tanda seru di ujungnya.

Tidak semua memerlukan tulisan,

(Apakah aku kaubayangkan selembar kertas itu?)

meski sudah terlanjur tercatat sebelum sempat diucapkan.

.

Air menyeret catatan berkelok-kelok di sepanjang sungai bila penghujan.

Tetapi sama sekali tak terbaca

bahkan ketika sudah begitu rekah-rekah perangai kemarau.

Tinggal garis-garis yang carut-marut di dasarnya.

.

Kau mengharapkanku kembali seperti itu?

Risaukan kita ketika menyadari bahwa tulisan tak perlu, ternyata?

.

~*Sapardi Djoko Damono*~

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: