jump to navigation

Weekdays Activity Oktober 30, 2014

Posted by Afra Afifah in Lembar Kehidupan.
trackback

Memilih sekolah Annash sebagai sekolah anak-anak kami, bukan tanpa konsekuensi. Kami sudah paham dan mengerti betul kalau Annash itu jauh dari rumah kami saat ini. Perjalanan pagi menggunakan motor kurang lebih 45 menit. Bila ingin mendapatkan “pagi yang indah” saya harus bangun lebih awal. Jam 2.30 Pagi, jam weker saya berbunyi. Jam weker yang sangat membantu membangunkan saya juga suami di pagi hari. Jujur saja kalau alarm jam lain (jam digital atau alarm HP kurang mempan bagi saya hehe) . Jam weker yang ada sekarang adalah jam weker ke-4 yang saya beli. Sebelumnya rusak, ya, karena dibuat mainan anak-anak. Entar dibawa-bawa, dipegang-pegang, trus jatuh. Atau kesenggol. Begitulah. Tapi karena sangat membantu kami, suami pun menyuruh saya untuk membelinya lagi. Dengan catatan (yang sebelumnya juga sudah jadi catatan😛 : taruh jam ditempat yang tidak terjangkau anak-anak😀 ) Saya senang menyiapkan sarapan dan bekal untuk anak-anak dan suami. Tentu saja butuh waktu untuk menyiapkannya. Kuncinya: ya bangun pagi! Bangun disaat azan subuh berkumandang? Wah udah masuk waktu “hectic” itu. Jadi tergesa-gesa, saya gak suka. Gak enjoy. Riweuh deh jadinya. Weekdays bagi saya adalah hari-hari yang sibuk, makanya saya sangat senang hari jumat. Selain memang ada keistimewaan hari jumat dalam Islam, juga karena weekend akhirnya datang😀 . Butuh rehat dari antar-jemput anak. Karena hampir tiap pagi saya membonceng suami dan anak-anak,  dengan rute:

997086_10204785039284036_7762910353403658201_n

Ilustrasi :p
[foto diatas sebenernya foto hasil keisengan adik saya Fatharani Fariha, waktu kami olahraga di UI seminggu yang lalu, tanpa saya sadari, eh ada foto ini di hp saya :p ]

Rumah Ortu di Kampung Kandang–> Titip Khansa. Lanjut ke: Halte Busway Ragunan–> Suami turun naik busway. Lanjut ke: Sekolah Annash di Pejaten–> Khalid sekolah. Lanjut ke: Rumah Ortu lagi di Kampung Kandang–>Nyuapin makan Khansa lagi, urus dia kalau Pee or Pup, Boboin Khansa sebelum jemput sekolah Khalid, karena kalau dia gak tidur sampai saya jemput Khalid lagi, bisa dipastikan dia bakal tidur di motor dalam perjalan pulang ke Depok T_T . Lanjut: Respon customer di BBM-WA-Line-Instagram-FB yes, of course. Balik lagi jemput Khalid–> Lanjut ke: Rumah Ortu lagi jemput Khansa–> Lanjut ke: Akhirnyaaa: Home Sweet Home. Cape? Yap, gak usah ditanya😀. Apalagi masih ada tanggung jawab packing orderan para customer. Uhuhuhu. Kalau nungguin Khalid sampai jam pulang saya juga bete bila hanya duduk diam ‘terpaku’ dengan Handphone meski sambil jualan. Tapi kalau Khansa sudah sekolah juga, insyaallah saya nunggu anak-anak sampai waktu pulang. Sambil ikut kegiatan-kegiatan yang bermanfaat untuk wali murid. Insyaallah. Tapiii sejak kemarin, alhamdulillahhh saya ga anter Khalid lagi. Usul dari ayahnya anak-anak supaya saya ga terlalu cape dan bisa mengerjakan lebih banyak hal di rumah, dibanding dengan rutinitas yang sebelumnya. So, mulai kemarin Khalid diantar ayah sampai LIPIA, karena adiknya suami tinggal di asrama LIPIA. Dari LIPIA, Khalid diantar Adi (adik ipar) ke sekolah. Sedang ayahnya berangkat ke kantor🙂 Bunda dan Khansa bisa stay di rumah sampai waktu jemput Khalid Sekolah. Waktu sampai di rumah pun jadi lebih cepat. Tantangannya yang masih ada adalah: ketika Khalid tidur saat udah 3/4 perjalanan dari Sekolahnya. Wajar sih, pasti dia cape.. tapi tapi, ya begitu deh bawa 2 anak di motor, dengan yang di belakang tidur. Kalau 22-nya? haha ketawa aja deh ngebayanginnya :p dan ini juga kadang-kadang terjadi [kalau Khansa susah disuruh bobo sebelum bundanya jemput Aa-nya lagi, oh noooooooo T_T ] Well, meskipun capee, tapi saya senaaangg alhamdulillahilladzi bini’matihitatimusholihat🙂 FYI: anak-anak murid di annash rumahnya juga banyak yang jauh-jauh, bukan khalid aja. Ada yang di cipete, ada yang di permata hijau, tanah abang, cinere, bekasi dll. Masyaallah ^^

~*Afra Afifah*~

[Me Time, 23:19, 30 Oktober 2014]

Komentar»

1. ummuumar18 - Oktober 31, 2014

Ternyata hectic banget ya kalo anak-anak udah mulai sekolah. Ahahahhhaa… *baru kerasa*

yes, indeed😀 tapi gpp , jd bikin waktu kita makin poduktif..insyaallah hehee

Tapi ntar mudah-mudahan lebih mudah, insyaa Allah, ketika yg kecil ini udah mulai sekolah juga. Bisa agak santai sendiriaaan… *kemudian me time*

shofiyyah belum skolah tho nis?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: