jump to navigation

Bunga November 4, 2012

Posted by Afra Afifah in Sang Pujangga.
Tags:
trackback

seuntai kuntum melati yang di ranjang itu sudah berwarna coklat

ketika tercium udara subuh dan terdengar ketukan di pintu..

tak ada sahutan..

seuntai kuntum melati itu sudah kering:

wanginya mengeras di empat penjuru

dan menjelma kristal-kristal di udara ketika terdengar ada yang memaksa membuka pintu

lalu terdengar seperti gema “hai, siapa gerangan yang telah membawa pergi jasadku?”

Perahu Kertas,

Kumpulan Sajak,

1982.

~*Sapardi Djoko Damono*~

Komentar»

1. unikgaul.com - November 15, 2012

Artikelnya bagus bagus sob, senang baca baca di sini,😀. Salam kenal.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: