jump to navigation

Hujan Turun Sepanjang Jalan Oktober 6, 2010

Posted by Afra Afifah in Sang Pujangga.
Tags:
trackback

Hujan turun sepanjang jalan…
Hujan rinai waktu musim berdesik-desik pelan…
Kembali bernama sunyi…
Kita pandang: pohon-pohon di luar basah kembali…

Tak ada yang menolaknya…kita pun mengerti, tiba-tiba
atas pesan yang rahasia…
Tatkala angin basah tak ada bermuat debu…
Tatkala tak ada yang merasa diburu-buru…

~*Sapardi Djoko Damono*~

[1967]

Komentar»

1. Asop - Oktober 6, 2010

Hujan memang bisa dijadikan topik apapun ya, cerpen, novel, sampe puisi.😀

yep🙂


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: