jump to navigation

Dalam Doa:I Oktober 6, 2010

Posted by Afra Afifah in Sang Pujangga.
Tags:
1 comment so far

kupandang ke sana: Isyarat-isyarat dalam cahaya…
kupandang semesta
ketika Engkau seketika memijar dalam Kata…
terbantun menjelma gema. Malam sibuk di luar suara…

kemudian daun bertahan pada tangkainya…
ketika hujan tiba. Kudengar bumi sediakala…
tiada apa pun di antara Kita: dingin
semakin membara sewaktu berhembus angin…

~*Sapardi Djoko Damono*~

[1968]

Sonet: Hei Jangan Kau Patahkan Oktober 6, 2010

Posted by Afra Afifah in Sang Pujangga.
Tags:
add a comment

Hei! Jangan kaupatahkan kuntum bunga itu
ia sedang mengembang; bergoyang-goyang dahan-dahannya
yang tua…
yang telah mengenal baik, kau tahu,
segala perubahan cuaca…

Bayangkan: akar-akar yang sabar menyusup dan menjalar
hujan pun turun setiap bumi hampir hangus terbakar…
dan mekarlah bunga itu perlahan-lahan
dengan gaib, dari rahim Alam…

Jangan; saksikan saja dengan teliti
bagaimana Matahari memulasnya warna-warni, sambil
diam-diam
membunuhnya dengan hati-hati sekali…
dalam Kasih-sayang, dalam rindu-dendam Alam;
lihat: ia pun terkulai pelahan-lahan
dengan indah sekali, tanpa satu keluhan…

~*Sapardi Djoko Damono*~

[1967]

Hujan Turun Sepanjang Jalan Oktober 6, 2010

Posted by Afra Afifah in Sang Pujangga.
Tags:
1 comment so far

Hujan turun sepanjang jalan…
Hujan rinai waktu musim berdesik-desik pelan…
Kembali bernama sunyi…
Kita pandang: pohon-pohon di luar basah kembali…

Tak ada yang menolaknya…kita pun mengerti, tiba-tiba
atas pesan yang rahasia…
Tatkala angin basah tak ada bermuat debu…
Tatkala tak ada yang merasa diburu-buru…

~*Sapardi Djoko Damono*~

[1967]

Lanskap Oktober 6, 2010

Posted by Afra Afifah in Sang Pujangga.
Tags:
add a comment

sepasang burung, jalur-jalur kawat, langit semakin tua…
waktu hari hampir lengkap, menunggu senja…
putih, kita putih memandangnya setia…
sampai habis semua senja…

~*Sapardi Djoko Damono*~
[1967]