jump to navigation

Kenapa “Saya”? Agustus 19, 2010

Posted by Afra Afifah in Afra Punya Opini.
trackback

Akhir-akhir ini, saya baru “ngeh” kalau di blog ini menggunakan kata ganti orang pertama tunggal, yaitu “saya”, bukan “aku” Hmmm kenapa ya? Beberapa saat lalu membaca blog seseorang yang menggunakan “aku”, saya jadi mikir sendiri… koq pake”saya” ya? Kaku bangets:mrgreen:

Sempat ingin mrubah kata “saya”menjadi “aku”, biar lebih akrab, dan mem”bumi” –cieehh-😛 tapi tak lama kemudian saya pun berpikir lagi..

Oh ya, kenapa “saya” tidak “aku”, karena blog ini terbuka untuk umum…siapapun bisa membacanya… jadi, saya berpikir, lebih “selamat” menggunakan “saya”…meski sebenarnya, saya pribadi lebih senang dengan “aku”

Lebih “selamat” gimana? Ya silahkan dipikirkan sendiri : )

Pusing ya? Hehe:mrgreen:

~*Afra Afifah*~

[Griya Rahmani, Beji, Depok di Kala Hujan Turun di Malam Ramadhan…]

Komentar»

1. nindyaresha - Agustus 19, 2010

apa sih mbaaak (–“)

apaan dong cha?:P

2. teteh kiki - Agustus 19, 2010

blog seseorang tuh rumahummumiqdad bukan?😀

ngomong2 soal “aku”, jadi inget pas ospek dulu pernah dibentak sama senior. Gara gara aku bilang “aku” hahahha,,,

katanya harus pake “saya”, kalo “aku” itu ga sopan !
huhuhu, iyah deeh senior mah kembali ke pasal pertama ;))

ada yg GR huhuhu😛 bukan kak, tp ngliat blognya dian sastro wardoyo hahahah

3. kholilah - Agustus 19, 2010

Ish.. Itu poto siape buu? Kok mukanye gelap😀

foto ane jaman baheula gan hahaha

4. nana - Agustus 19, 2010

‘aku’ itu menurutku lebih menunjukkan individualitas, semangat yg besar utk menghargai diri sendiri. seperti ‘Aku;-nya Chairil Anwar. The weblog is ‘mine’ anyway. dulu aku jg pernah pake ‘saya’ fra. tapi kok kurang aku aja ya. hihi

yup, sangat stuju dgn ka nana😉 aku kan jg blg “aku” itu lbih akrab dan mem”bumi” hayyah😛 cuma krn alasan yg sdh aku sbutkan.. aku tpaksa pake “saya” ..alasannya ya lebih “selamat” itu..hehe biarlah org mikir sendiri maksud lbih slamat itu apa :p

5. bunda dzakiy - Agustus 19, 2010

setujuuuuuuu…
makanya dr dlu pakai “saya” walaupun merasa kaku sendiri..(wlwpun skrg blm pnh nulis lg🙂 )

hehe iya neh ka Le, dtunggu tulisannyaa yaaaa😉😉

6. yustha tt - Agustus 20, 2010

Sy senyamannya aja. Tergantung postingannya apa. Kalo postingannya cerita sehari2, sy pake kata ganti ‘saya’, kalo puisi or cerpen seringan pake ‘aku’.

iyah mba yustha.. klo puisi sy jg sring pake “aku”😉

7. zahra - Agustus 20, 2010

kalau saya bahasanya campur antara saya dan aku.. kira-kira mengganggu pembaca tidak ya??

saya jg msh suka campur aduk ko ukht😉 tp mmg kbanyakan msh menggunakan “saya”

sbnrnya tergantung tujuan ukhty mnulis.. ukhty mnulis untuk diri sendiri..atau ingin dibaca org biar org mrasakan manfaat dr tulisan ukhty tsb?😉

slama dlm sbuah tulisan bahasanya tdk campur aduk, sy pikir tdk masalah😉

8. dida - Agustus 20, 2010

mukanya diitemin😛

maklum org cantik :p gyahaha

9. CV. Fitrah Mata Cemerlang - Agustus 22, 2010

Saya juga selalu menggunakan kata “saya” kok, bu sofyan… : )

na’am alhamdulillah pak didit.. ^^

10. Asop - Agustus 23, 2010

Bagus lah kalo pake “saya”, lebih dewasa, bijaksana, dan kerasa tua.😆

alhamdulillah^^

11. dida - Agustus 23, 2010

-_- hati2 sama virus narsisnya bu😛

gpp la skale2:P

12. irmarch - Agustus 28, 2010

Aku kadang pake saya, saya kadang pake aku. Gimana enaknya tulisan yang saya buat. Kalo menurut aku enak pake saya, ya pake itu. Tapi kalo lagi ngobrol pake saya, aku mah kurang senang… Tapi pan naon nu sim kuring teu resep sanesna salah. Jadi sim kuring teh nganggona seuseueurna aku. Hore….

irmaa… afra gak ngerti 2 kalimat terakhir yg irma gunakannn +_+ masa nanya aa mulu sih😛

irmarch - Agustus 31, 2010

Sengaja Fra… *melet*

😛😛😛

13. buanamon - Agustus 29, 2010

waw jakunnya miring, miriplah sama piiiipnya…
gyakakakak

pip? ga ngerti guweh buncc

14. buanamon - Agustus 29, 2010

eh aku udah post komen blum tadi yah

udah kalee😛

15. buanamon - Agustus 29, 2010

eh af, jakunnya miring,
mirip deh kayak piiiipp kamu, miring jugak
gyakakaka

gelaa gellaa udh ga ngerti lg aku sm kamyuu bunccciss

16. ana - Agustus 30, 2010

minum antimo adja af

aku tak mabok darat, laut dan udara😛

17. hedir - Juli 16, 2011

saya rasa, pemilihan kata “saya” di sini sudah bagus

kalo kata ustadz saya, saya di sini berasal dari kata , hamba sahaya, berarti menunjukkan ke sahayan kita di hadapan Allah SWT,

beda dengan “aku”, mestinya yang bener itu kawulo, hamba,

tapi sudah jadi “aku” , seakan akan terlihat keangkuhan

wehehehe

nice blog mbak, keep writing !!

trimakasih ^^


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: