jump to navigation

Sajak Desember Juni 29, 2009

Posted by Afra Afifah in Sang Pujangga.
Tags:
20 comments

Kutanggalkan mantel serta topiku yang tua
Ketika daun penanggalan gugur
Lewat tengah malam…

Kemudian kuhitung
Hutang-hutangku pada-Mu…

Mendadak terasa: betapa miskinnya diriku;
di luar hujan pun masih kudengar…
dari celah-celah jendela…

Ada yang terbaring di kursi… letih sekali…

Masih patutkah kuhitung segala milikku…
Selembar celana dan selembar baju…
Ketika kusebut berulang nama-Mu;

taram temaram bayang, bianglala itu…

~*Sapardi Djoko Damono*~

-1961-

Bunga April 22, 2009

Posted by Afra Afifah in Sang Pujangga.
Tags:
8 comments

Mawar itu tersirap dan hampir berkata jangan ketika pemilik taman memetiknya hari ini…

Tak ada alasan kenapa ia ingin berkata jangan sebab toh wanita itu tak mengenal isaratnya…

Tak ada alasan untuk memahami kenapa wanita yang selama ini rajin
menyiraminya dan selalu menatapnya dengan pandangan cinta itu
kini wajahnya anggun dan dingin…,

Menanggalkan kelopaknya selembar demi selembar…dan membiarkannya berjatuhan menjelma pendar-pendar di permukaan kolam…

~*Sapardi Djoko Damono*~

Perahu Kertas,

Kumpulan Sajak, 1982.

Kukirimkan Padamu Februari 26, 2009

Posted by Afra Afifah in Sang Pujangga.
Tags:
29 comments


Kukirimkan padamu kartu pos bergambar, istriku…
Par avion:

Sebuah taman kota, rumputan dan bunga-bunga, bangku dan beberapa orang tua, burung-burung merpati dan langit yang entah batasnya…

Aku, tentu saja, tak ada di antara mereka…
Namun ada.

Perahu Kertas,
Kumpulan Sajak,
1982.

~*Sapardi Djoko Damono*~

I Want September 5, 2008

Posted by Afra Afifah in Sang Pujangga.
Tags:
40 comments

I want to love you simply,
in words not spoken:
tinder to the flame which transforms in to ash…

I want to love you simply,
in signs not expressed:
clouds to the rain which make them evanesce…

~*Before Dawn : The Poetry of Sapardi Djoko Damono*~

Kepada Istriku Agustus 29, 2008

Posted by Afra Afifah in Sang Pujangga.
Tags:
18 comments

Pandanglah yang masih sempat ada…
Pandanglah aku: sebelum susut dari Suasana…
Sebelum pohon-pohon di luar tinggal suara…
Terpantul si dinding-dinding gua…
Pandang dengan cinta…

Meski segala pun sepi tandanya waktu kau bertanya-tanya,

Bertahan setia langit mengekalkan warna birunya…
Bumi menggenggam seberkas bunga, padamu semata…

~Sapardi Djoko Damono*~

Mata Jendela,

Kumpulan Sajak

1967

Tiba-Tiba Malam Pun Risik Agustus 29, 2008

Posted by Afra Afifah in Sang Pujangga.
Tags:
6 comments

Tiba-tiba malam pun risik
beribu Bisik…

Tiba-tiba engkau pun lengkap menerima
satu-satunya Duka…

~Sapardi Djoko Damono*~

Kami Bertiga Agustus 29, 2008

Posted by Afra Afifah in Sang Pujangga.
Tags:
8 comments

Dalam kamar ini kami bertiga:
Aku, pisau dan kata –
Kalian tahu, pisau barulah pisau kalau ada darah di matanya
Tak peduli darahku atau darah kata…

~*Sapardi Djoko Damono*~

Tajam Hujanmu Agustus 28, 2008

Posted by Afra Afifah in Sang Pujangga.
Tags:
5 comments

Tajam hujanmu
ini sudah terlanjur mencintaimu:
Payung terbuka yang bergoyang-goyang di tangan kananku,
air yang menetes dari pinggir-pinggir payung itu,
aspal yang gemeletuk di bawah sepatu,
arloji yang buram berair kacanya,
dua-tiga patah kata yang mengganjal di tenggorokan
deras dinginmu …
sembilu hujanmu …

~*Sapardi Djoko Damono*~

Perahu Kertas,
Kumpulan Sajak,
1982.

Ketika Jari-Jari Bunga Terbuka Agustus 28, 2008

Posted by Afra Afifah in Sang Pujangga.
Tags:
3 comments

Ketika jari-jari bunga terbuka

Mendadak terasa:

betapa sengit cinta kita

Cahaya bagai kabut, kabut cahaya; di langit…

Menyisih awan hari ini; di bumi

Meriap sepi yang purba;

Ketika kemarau, terasa ke bulu-bulu Mata,

Suatu pagi

Di sayap kupu-kupu, di sayap warna…

Swara burung di ranting-ranting cuaca,

Bulu-bulu cahaya:

betapa parah cinta kita

Mabuk berjalan, di antara jerit

Bunga-bunga rekah…

~Sapardi Djoko Damono*~

Gadis Kecil Agustus 28, 2008

Posted by Afra Afifah in Sang Pujangga.
Tags:
4 comments

Ada gadis kecil diseberangkan gerimis

Di tangan kanannya bergoyang payung

Tangan kirinya mengibaskan tangis

Di pinggir padang Ada pohon Dan seekor burung

~*Sapardi Djoko Damono*~